Seorang anak yang lagi kesal mendatangi orang tuanya, “Pa…. papa bohong!..” katanya, “ada apa sayang… kok tiba-tiba marah gitu sama papa” jawab si ayah, “papa kan bilang kalau kita pasrah semua bisa berjalan dengan baik, tapi buktinya.......” jawab si anak tidak meneruskan perkataannya. “coba jelaskan dulu sama papa apa yang kamu lakukan sampai bisa ngomong seperti itu…..”.
“Waktu itu papa bilang…. kalau kita merasa ada kesulitan dan tidak menemukan jalan keluar atau buntu, sebaiknya kita pasrahkan kepada Tuhan pasti semua bisa berjalan dengan baik dan lancar, nah waktu ujian tadi ada soal yang sulit dimengerti dan aku tidak tahu jawabannya…. yah aku coba pasrah saja…. tapi kok tetap saja tidak bisa, kalau begitu tidak ada artinya dong pasrah itu.....”.
**** Seorang ibu sedang berkeluh kesah pada rekannya “sakitku ini kok tidak sembuh-sembuh yah....., sudah berbagai macam obat dari dokter saya minum, tapi hasilnya juga nihil! padahal saya juga sudah pasrah.......”.
****
Banyak masalah atau persoalan yang dihadapi manusia dalam mengarungi hidup dan kehidupan ini, dan berbagai macam tindakan/ cara dan persepsi dilakukan untuk menyelesaikannya, ada yang memandang dan menyikapi masalah secara positif ada juga yang negatif.
Bila masalah dipandang dan disikapi dengan negatif, maka kecenderungan yang akan dilakukan adalah melarikan diri dari masalah/ persoalan itu dan mencari pelarian kepada hal-hal yang biasanya negatif juga (misal : mabuk-mabukan) atau mungkin juga cuek atau tidak berbuat apa-apa (pada dasarnya hanya menggantungkan masalah) dan berharap masalah itu bisa hilang dengan sendirinya (apatis) yang penting tidak menghadapi masalah itu.
Apakah sikap tidak berbuat apa-apa (menggantungkan masalah) dan berharap masalah hilang dengan sendirinya bisa disebut dengan pasrah?..... pasrah tidak bisa dipandang dari sisi negatif sebaliknya pasrah selalu dapat dipandang dari sisi positif.
Apakah sikap tidak berbuat apa-apa (menggantungkan masalah) dan berharap masalah hilang dengan sendirinya bisa disebut dengan pasrah?..... pasrah tidak bisa dipandang dari sisi negatif sebaliknya pasrah selalu dapat dipandang dari sisi positif.
Di dalam masalah (baik ringan maupun berat), bukan berarti tidak ada sisi positif yang bisa diambil, bila mau jeli, justru dalam menghadapi masalah itu yang akan membuat kita semakin kokoh, kuat, teguh, tekun dan menambah wawasan dalam mengarungi hidup dan kehidupan ini. Kalau begitu, apa hubungannya dengan pasrah?.
Satu hal yang perlu tetap diingat dan diyakini, bahwa manusia akan selalu membutuhkan tuntunan dan bimbingan dari Tuhan. Saat masalah (ringan ataupun berat) menghadang, maka yang harus dilakukan adalah menghadapi masalah itu :
- pertama : Pasrahkan permasalahan itu kepada Tuhan; jangan pernah memohon agar masalah itu dapat selesai sesuai dengan keinginan manusia.
- kedua : Terus berjuang dan berusaha; sekalipun banyak aral melintang/ hambatan maju terus dan pantang untuk menyerah.
- ketiga : Jangan mengeluh; mengeluh bisa mengaburkan masalah yang dihadapi bahkan bisa mengakibatkan buntunya penyelesaian masalah
- keempat : Jangan berpaling atau berhenti bila ada indikasi masalah itu buntu; saat itulah Tuhan berkarya dan yang akan menyempurnakan perjuangan dan usaha dalam penyelesaian masalah.
Mungkin hasil dari penyelesaian masalah saat pasrah kurang memuaskan, namun terlihat bahwa tetap terjadi proses dalam kepasrahan itu, dari proses inilah banyak hal positif yang bisa diambil dan dipelajari bila mau menyikapi dengan bijak. Ada banyak hal yang perlu dimengerti dan pahami dalam proses menyelesaikan masalah, yang sudah pasti Tuhan memberi kemampuan untuk, antara lain:
- Berfikir dan bertindak; pola pikir akan terus berkembang saat mencari jalan keluar untuk penyelesaian masalah dan belajar melakukan tindakan-tindakan yang sesuai dengan apa yang sudah dipelajari.
- Mengenali masalah; terus mencari untuk mengenali/ mengetahui inti permasalah, bila sudah menemukannya maka mencari solusi yang dapat mempercepat proses penyelesaian masalah.
- Membagi waktu; waktu yang tersedia bukan hanya untuk mencari penyelesaian masalah, sekalipun masalah banyak menyita waktu, namun masih banyak aktivitas lain yang harus dikerjakan.
- Berani mengambil keputusan; semua keputusan yang diambil pasti memiliki konsekuensi (bisa positif bisa juga negatif), tanpa keputusan semuanya hanya kesia-siaan belaka, sehingga mau tidak mau harus berani mengambil keputusan.
- Keteguhan hati; tanpa disadari, kepasrahan akan membuat diri seseorang memiliki keteguhan hati dan menyikapi secara positif semua yang terjadi dalam menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi.
- dan sebagainya
Selama hidup, manusia tidak akan lepas dari masalah baik masalah ringan, sedang atau berat. Dengan terus belajar menghadapi dan memandang masalah dengan bijak maka kemampuan dalam menyelesaikan masalah akan semakin terasah, sehingga membuat manusia semakin kokoh, kuat, teguh dan tekun dalam menghadapi segala persoalan hidup. Jadi benar apa yang dikatakan orang bijak “semua orang akan meninggalkan kita, tetapi masalah tidak pernah meninggalkan kita, jadi bersahabatlah dengan masalah”.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar